Bab 3. Mengintip Dapur Para Startup

1. Startup 

Para Investor

  • Sequoia Capital

Sequoia Capital adalah perusahaan modal ventura Amerika. berfokus pada industri teknologi. Sequoia Capital telah berinvestasi di lebih dari 250 perusahaan sejak 1972.

Beberapa startup yang mendapat suntikan dana dari Sequoia Capital adalah  Apple, Google, Oracle, PayPal, Youtube, Instagram, Yahoo!, Facebook, WhatsApp, Gojek, Tokopedia, Traveloka.

 

  • SoftBank

SoftBank adalah perusahaan multinasional Jepang yang berkantor pusat di Tokyo. SoftBank masuk dalam daftar Forbes Global 2000 sebagai perusahaan publik terbesar ke-36 di dunia, dan perusahaan publik kedua terbesar di Jepang setelah Toyota. SoftBank didirikan pada 1981 bergerak di bidang distributor software. Nama “SoftBank” merujuk pada “a bank of software” lama-lama berkembang ke luar bisnis inti mereka. SoftBank tercatat telah melakukan 122 investasi dari 105 perusahaan yang berbeda. Selain itu, SoftBank juga melakukan akuisisi pada 19 perusahaan.

Beberapa startup yang mendapat suntikan dana dari Sequoia Capital adalah  Alibaba, Yahoo Jepang, Uber, Grab, Escrow, Tokopedia.

 

  • East Ventures

East Ventures adalah perusahaan modal ventura asal Indonesia yang aktif berinvestasi sejak 2009, East Ventures merupakan salah satu investor tahap awal yang beroperasi paling lama di Asia Tenggara.

Beberapa startup yang mendapat suntikan dana dari East Ventures adalah  Tokopedia, Traveloka, CoHive, Ruang Guru.

 

  • Gree Ventures

GREE Ventures. perusahaan permodalan asal Jepang. Di Indonesia GREE Ventures telah memiliki sejumlah portofolio, seperti BerryBenka, UrbanIndo, Bukalapak, dan AyoPop.

 

 

Suntikan Dana Investor Untuk Startup Indonesia

 

 

Unicorn, Decacorn Dan Hectocorn 

Dunia online mengenal istilah Unicorn, Decacorn dan Hectocorn untuk menunjukkan pencapaian startup dalam mencari pendanaan.

Tetapi harus diingat, menurut laporan Corporate Finance Institute (CFI), status-status Unicorn dan sebagainya tidak ada hubungannya dengan kinerja keuangan perusahaan atau data fundamental lainnya, bahkan banyak perusahaan startup yang menyandang gelar unicorn tetapi belum menghasilkan keuntungan karena memang tujuan awal mereka adalah menguasai big data, sebagaimana dalam pembahasan sebelumnya.

 

a. Unicorn

Unicorn adalah perusahaan startup yang nilai kapitalisasinya (valuasi) lebih dari USD 1 miliar.

Berikut ini adalah beberapa perusahaan startup dari Asia yang menyandang status unicorn tahun 2019 (sumber CBInsights) :

  1. Coupang, startup e-commerce Korea Selatan bervaluasi USD 9 miliar.
  2. Coinbase, dari Amerika Serikat, startup Fintech, valuasi USD8 miliar.
  3. Instacart, dari Amerika Serikat, startup ride-hailing, valuasi USD7,6 miliar.
  4. Tokopedia, dari Indonesia, startup e-commerce, valuasi USD7 miliar.
  5. Snapdeal, dari India, startup e-commerce, valuasi USD7 miliar.
  6. Tanium, dari Amerika Serikat, startup Cybersecurity, valuasi USD 6.7 miliar.
  7. Manbang Group, dari China, startup supply chain dan logistik, valuasi USD6 miliar.
  8. EasyHome, dari China, startup ritel, valuasi USD5,7 miliar.
  9. Traveloka, dari Indonesia, startup TravelTech, valuasi USD 2 miliar.
  10. Bukalapak, dari Indonesia, startup eCommerce, valuasi USD 1 miliar.

                                          

b. Decacorn

Decacorn adalah perusahaan startup yang nilai kapitalisasinya (valuasi) lebih dari USD 10 miliar.

Berikut ini adalah beberapa perusahaan startup dari Asia yang menyandang status Decacorn (sumber CBInsights)

  1. Toutiao (Bytedance), dari China, induk usaha aplikasi TikTok, startup digital media,AI, valuasi USD 75 miliar.
  2. Uber, dari Amerika Serikat, startup ride-hailing, valuasi USD 72 miliar.
  3. Didi Chuxing, dari China, startup ride-hailing, valuasi USD 56 miliar.
  4. Airbnb, dari Amerika Serikat, startup eCommerce,Marketplace, valuasi USD 29.3 miliar.
  5. SpaceX, dari Amerika Serikat, startup Other Transportation, valuasi USD 21.5 miliar.
  6. Epic Games, dari Amerika Serikat, startup Consumer Electronics, valuasi USD 15 miliar
  7. Pinterest, dari Amerika Serikat, startup Social, valuasi USD 12.3 miliar
  8. Bitmain Technologies, dari China, startup Blockchain, valuasi USD 12 miliar
  9. GrabTaxi, dari Singapura, startup ride-hailing, valuasi USD 11 miliar
  10. Gojek, dari Indonesia, startup ride-hailing, valuasi USD10 miliar.

 

c. Hectocorn

Hectocorn adalah perusahaan startup yang nilai kapitalisasinya (valuasi) lebih dari USD 100 miliar.

Berikut ini adalah beberapa perusahaan startup dari Asia yang hampir menyandang status Hectocorn (sumber CBInsights)  :

  1. Toutiao (Bytedance), dari China, induk usaha aplikasi TikTok, startup digital media,AI, valuasi USD 75 miliar.
  2. Uber, dari Amerika Serikat, startup ride-hailing, valuasi USD 72 miliar.

 

Buku Bisnis Online - Ecommerce | Era Bisnis Online - Anak Muda vs Raksasa Bisnis (penulis, Indra Wibawa)

Trendingbisnis.com - Informasi Bisnis Online